lingkungan

Curah Hujan Tinggi, Waspadai Rawan Banjir di 45 Desa

Tana Paser – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser mencatat ada 45 desa masuk dalam wilayah rawan banjir.

Keempat puluh lima desa yang masuk dalam rawan bencana tersebar di delapan kecamatan antara lain Kecamatan Long Kali, Tanah Grogot, Muara Komam, Pasir Belengkong, Kuaro, Long Ikis, Batu Sopang, dan Muara Samu.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Paser, Ruslan, meminta masyarakat di wilayah itu untuk mewaspadai terjadinya banjir menyusul tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Langkah pencegahan sudah kami upayakan seperti pengerukan dan perbaikan drainase seperti di Kecamatan Tanah Grogot yang kerap terjadi banjir genangan,” kata Ruslan, Jumat (21/2/2025).

Ruslan mengatakan genangan yang diakibatkan banjir saat curah hujan tinggi tidak lagi terjadi di Kecamatan Tanah Grogot setelah dilakukan perbaikan dan pembangunan ulang drainase.

Meskipun demikian ia mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pencegahan banjir dengan tidak melakukan pembangunan yang menutup drainase.

“Setiap pembangunan harus mengacu pada kanian risiko bencana, memerhatikan kedepannya apakah itu berisiko terjadi banjir atau tidak,” ujarnya.

BPBD Paser, kata Ruslan, juga menyoroti masih adanya genangan banjir di ruas jalan di kilometer 5 Tanah Grogot tepatnya di simpang tiga menuju komplek perkantoran.

“Saat hujan besar ada genangan air yang bisa membahayakan pengguna jalan. Kami sudah bersurat kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur,” ujarnya.

Pewarta: Hutja, Editor: Ropi’i

Total Views: 52 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *