DLH Paser Gelar Kerja Bakti Bersama Warga, Dukung Persiapan Adipura 2026 dan Porprov
TANA PASER – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser mengintensifkan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat di sejumlah kawasan permukiman sebagai upaya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura Tahun 2026 sekaligus menyambut Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur.
Salah satu lokasi pelaksanaan kerja bakti berada di RT 03, Gang Amas, Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, Jumat (16/10/2026). Sejak pagi, jajaran personel DLH Kabupaten Paser bersama warga setempat bergotong royong membersihkan dan merapikan lingkungan permukiman.
Kepala DLH Kabupaten Paser, Achmad Safari, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, kerja bakti tidak hanya menjadi bagian dari upaya mempersiapkan penilaian Adipura dan menyambut pelaksanaan Porprov, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat gotong royong masyarakat semakin tumbuh dan kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi lingkungan di Gang Amas secara umum sudah cukup baik. Hal tersebut tidak terlepas dari kepedulian dan partisipasi warga dalam menjaga kebersihan kawasan tempat tinggalnya. Karena itu, pembenahan yang dilakukan dalam kegiatan tersebut lebih difokuskan pada perapian dan perbaikan ringan di sejumlah titik.
Selain mendukung penilaian Adipura Tahun 2026, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Paser dalam menyambut para atlet, ofisial, dan tamu yang akan hadir pada pelaksanaan Porprov mendatang. Pemerintah Kabupaten Paser berkomitmen menjadi tuan rumah yang baik, baik dari sisi penyelenggaraan maupun dalam menghadirkan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Kegiatan kerja bakti dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 16–18 Oktober 2026, dengan menyasar sejumlah lokasi di wilayah Kecamatan Tanah Grogot dan sekitarnya.
Pada Jumat (16/10/2026), kegiatan dilaksanakan di RT 03, Gang Amas, Desa Jone. Selanjutnya, pada Sabtu (17/10/2026), kerja bakti dijadwalkan berlangsung di RT 03, Desa Tapis.
Sementara itu, pada Minggu (18/10/2026), kegiatan akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni RT 05 RW 05, Jalan Noto Sunardi, meliputi Gang Milenium dan Gang Persawahan, serta RT 06 RW 05, Jalan Noto Sunardi, Gang Notokesumo.
Intensifikasi kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menjelang penilaian Adipura yang diinformasikan akan berlangsung pada November 2026. Melalui pembenahan lingkungan sejak dini, diharapkan Kabupaten Paser dapat meningkatkan kualitas kebersihan dan pengelolaan lingkungan sehingga mendukung pencapaian hasil penilaian yang optimal.
Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan penilaian Adipura dan menyambut Porprov, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya menumbuhkan budaya hidup bersih, memperkuat gotong royong, serta mendukung program Indonesia Asri.
Ketua RT 03 Gang Amas, Desa Jone, Sugiyanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran DLH Kabupaten Paser atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan petugas DLH bersama masyarakat sangat membantu dalam menjaga dan membenahi lingkungan permukiman.
Kegiatan ini melibatkan Tim Permukiman dan Fasilitas Penanganan Sampah, unsur Bank Sampah dan TPS3R, perwakilan dari setiap bidang dan UPTD Laboratorium Lingkungan, serta petugas operator layanan operasional Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3).
Pelaksanaan kerja bakti juga didukung partisipasi berbagai unsur masyarakat, di antaranya ibu-ibu PKK, Masyarakat Peduli Api (MPA), kelompok Dasawisma, dan warga RT 03 Gang Amas.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, DLH Kabupaten Paser berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kebersihan lingkungan tidak hanya terjaga menjelang agenda tertentu, tetapi menjadi kebiasaan bersama dalam kehidupan sehari-hari.
Partisipasi aktif masyarakat diharapkan menjadi modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Paser yang bersih, asri, nyaman, dan mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun para tamu yang berkunjung.
