Artikel

Momentum Nuzulul Qur’an: Meningkatkan Literasi menuju Indonesia Emas

TANA PASER – Nuzulul Qur’an, peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan literasi dan memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an. Peristiwa ini diperingati setiap 17 Ramadhan dan menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk merefleksikan sejauh mana mereka telah mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Ketua Pokja Bunda Literasi Kabupaten Paser, Kasrani Latief, Nuzulul Qur’an adalah awal dari budaya literasi dalam Islam, karena literasi berakar dari ayat-ayat pertama yang diturunkan dalam QS. Al-‘Alaq: 1-5. Perintah “Iqra'” (Bacalah!) menjadi bukti nyata bahwa Islam sejak awal sudah menanamkan pentingnya membaca, menulis, dan belajar”

Kasrani Latief menambahkan “Dalam konteks ini, meningkatkan literasi tidak hanya berarti membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menyebarkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peringatan Nuzulul Qur’an seharusnya menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan menginspirasi umat Islam untuk menjadi lebih baik”.

Kasrani Latief menambahkan “Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Indonesia Emas, sebuah masyarakat yang berakhlak mulia, adil, dan sejahtera, seperti yang diimpikan oleh Al-Qur’an”.

Kasrani Latief mengingatkan “Mari kita jadikan Nuzulul Qur’an sebagai momentum untuk meningkatkan literasi dan memperkuat hubungan kita dengan Al-Qur’an, Dengan demikian Indonesia EMAS akan dapat terwujud”. Mengakhiri penjelasannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *