Artikel

Pelantikan Pengurus DPD BKPRMI Paser, Sekaligus Launching Gerakan Masyarakat Membangun Generasi Qur’an, Menuju Paser TUNTAS

TANA PASER – Bertempat di Aula Rimbawan UPTD Kehutanan Prov Kaltim di Tana Paser, Sabtu (7/2/2026), dilaksanakan Pelantikan sekaligus Rapat Kerja Daerah bersama Pengurus DPK BKPRMI se Kab. Paser.

Pelantikan dihadiri Bupati Paser yg diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. Romif Irwinadhi, M. SI, Ketua Komisi I DPRD Kasri, ST, Sekretaris DPW BKPRMI Prov Kaltim, Kepala Kemenag Drs. Maslehan, Tokoh Agama, Tokoh Pendiri BKPRMI, Organisasi Keagamaan. Ketua DPK BKPRMI, Kepala Unit TK/TPA serta Ustad dan Ustadzah.

Ketua DPD BKPRMI Kab. Paser mengatakan “Pelantikan hari ini kita tandai dengan Launching Gerakan Masyarakat Membangun Generasi Qurani Menuju Paser Tuntas”
Kasrani menambahkan “Kabupaten Paser yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, kini menatap masa depan dengan visi besar: Paser Tuntas. Namun, kemajuan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan ekonomi, tapi juga dari kualitas generasi penerus. Di sinilah pentingnya Gerakan Masyarakat Membangun Generasi Qur’an”

Kasrani mengingatkan pentingnya pentingnya gerakan ini :
Pertama, Pondasi Akhlak dan Ilmu. Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang mengajarkan nilai‑nilai luhur: kejujuran, empati, dan tanggung jawab. Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber inspirasi, anak‑anak Paser akan tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia, siap menghadapi tantangan zaman.
Kedua. Meningkatkan Literasi dan Spiritual.
Menghafal dan memahami Al-Qur’an bukan sekadar ibadah, tapi juga melatih otak, meningkatkan konsentrasi, dan memperdalam spiritualitas. Generasi Qur’an akan lebih siap menghadapi ujian hidup dengan ketenangan dan kebijaksanaan.

Ketiga. Membangun Karakter dan Kepemimpinan.
Al-Qur’an mengajarkan tentang kepemimpinan yang adil dan amanah. Dengan menanamkan nilai‑nilai ini sejak dini, Paser akan melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan peduli pada masyarakat.

Empat. Menguatkan Ikatan Keluarga dan Komunitas.
Gerakan ini mendorong peran aktif orang tua, guru, dan masyarakat dalam mendidik generasi muda. Kegiatan seperti Tahfidz Qur’an bersama, kajian rutin, dan bakti sosial akan mempererat hubungan sosial dan membangun solidaritas.

Lima. Menjawab Tantangan Zaman.
Di era digital, anak‑anak dihadapkan pada banyak godaan. Al-Qur’an menjadi filter yang menyeimbangkan antara kemajuan teknologi dan nilai‑nilai keagamaan, menjaga mereka dari pengaruh negatif.

Kasrani “Mengajak Semua stakeholders dan masyarakat mari
Membangun Generasi Qur’an, karena ini menjadi investasi jangka panjang untuk Paser yang lebih maju, sejahtera, dan berakhlak. Mari kita dukung Gerakan Masyarakat ini dengan semangat dan aksi nyata. Bersama, kita wujudkan Paser Tuntas, berlandaskan nilai‑nilai Al-Qur’an”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *