Berita

HAI Internasional : Wujudkan anak Indonesia Sehat, Cerdas, Berkarakter, Visioner dan Berkualitas Menuju  Indonesia EMAS 2045

TANA PASER – Hari Anak Sedunia atau World Children’s Day  pertama kali ditetapkan pada tahun 1954 sebagai Hari Anak Universal. Penetapannya didasari pada kesadaran global terhadap kondisi buruk yang dialami anak-anak setelah Perang Dunia II. Peringatan ini untuk anak-anak, oleh anak-anak, serta mengajak seluruh masyarakat dunia merayakan hak-hak anak. Hak yang didapatkan anak tidak bisa dinegosiasikan dan bersifat universal.

Pemilihan tanggal 20 November karena berkaitan dengan momen Deklarasi Hak-hak Anak. Tanggal tersebut juga bertepatan dengan keputusan Majelis Umum PBB ketika mengadopsi Konvensi Hak-hak Anak pada tahun 1989.

Keinginan tersebut direalisasikan pada tahun 1954 melalui Resolusi Nomor 836 (XII) oleh Majelis Umum PBB. Isinya adalah rekomendasi untuk setiap negara anggota merayakan Hari Anak Sedunia pada tanggal yang disesuaikan dengan negara masing-masing.

Tujuan perayaan tidak keluar dari keinginan PBB yakni mempromosikan kesejahteraan anak-anak dan mendorong kesadaran global tentang hak-hak mereka.  Anak-anak dapat memenuhi hak mereka untuk mengekspresikan diri, memahami gagasan, dan memilih prioritas dalam hidupnya. Hak anak yang dimaksud berkaitan dengan hak asasi manusia.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Paser, Kasrani Latief,  mengatakan ’Indonesia akan mencapai masa keemasan pada tahun 2045 tepat saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun. Untuk menyambut usia emas tersebut, seluruh elemen bangsa, salah satunya anak-anak sebagai  generasi muda, memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan bangsa Indonesia menjadi lebih kuat dan maju ke depannya.

“Mari kita siapkan generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita jaga negara ini, kesatuannya, keutuhannya dan tetap negara ini harus menjadi negara yang demokratis. Itu tugas-tugas pelajar, mahasiswa, tugas generasi muda. Sebab, kalian semua nanti yang akan jadi pewarisnya, salah satu peran nyata yang dapat diberikan oleh generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045 adalah memberi inspirasi kepada generasi muda lainnya untuk dapat belajar dan berkarya sebaik mungkin”.

Kasrani Latief menambahkan ” “Melalui SDM yang memiliki kemampuan, melalui pendidikan memiliki cara berpikir yang inovatif, transformatif, dan mempunyai keterampilan. memiliki ilmu dan pengetahuan yang cukup tentang kesehatan, ekonomi, serta sosial politik akan dapat tumbuh menjadi generasi muda berkualitas.Ini yang kita harapkan nanti bisa melanjutkan sehingga cita-cita Indonesia Emas itu bisa tercapai,” tambahnya. Kasrani Latief mengucapkan ”Selamat Hari Anak Internasional Tahun 2024, dan saya mengajak semua elemen dan masyarakat mari kita gunakan momentum Hari Anak Internasional ini untuk bersama-sama mewujudkan anak Indonesia Sehat, Cerdas, Berkarakter, Visioner dan Berkualitas menuju Indonesia EMAS 2045”. Mengakhiri Penjelasannya.

Total Views: 38 ,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *