Atlet Berbagai Negara Diperkirakan Berlaga dalam Paser International Table Tennis Championship
Tana Paser – Pemerintah Kabupaten Paser menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan “Paser International Table Tennis Championship (PITTC) Tahun 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 di ruang rapat lantai 2 Pendopo,Selasa,(12/05/2026).
Ketua Pelaksana PITTC, Arief Rahman, mengatakan rapat tersebut digelar guna mematangkan persiapan kejuaraan bertaraf internasional tersebut.
“Seluruh persiapan administrasi mulai dipercepat seperti penyusunan prospektus, logo kegiatan, hingga kebutuhan administrasi lainnya telah dinyatakan selesai dan segera didistribusikan kepada pihak-pihak terkait,” kata Arief.
Arief mengatakan, PITTC tidak hanya berfokus pada pertandingan olahraga semata, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Paser.
Turnamen ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi bagaimana orang datang ke Paser untuk mengikuti turnamen sekaligus berkunjung dan mengenal daerah kita. Ini menjadi tujuan utama yang ingin kita capai
“Percepatan persiapan akan dilakukan pada Juni 2026, terutama berkaitan dengan proses pendaftaran peserta dari berbagai negara,” ucap Arief.

Pemerintah Kabupaten Paser menargetkan sedikitnya delapan negara dapat berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut.
Beberapa negara yang diharapkan ikut ambil bagian di antaranya China, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) serta sejumlah pihak yang memiliki jaringan internasional untuk membantu penyebarluasan prospektus turnamen ke berbagai negara.
Selain itu, panitia akan memfasilitasi kebutuhan atlet luar negeri dan ofisialnya, mulai dari penjemputan, penginapan hingga akomodasi selama berada di Kabupaten Paser.
Terkait venue pertandingan, Dinas Pekerjaan Umum bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) akan melakukan sejumlah pembenahan sesuai hasil technical delegate.
Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian antara lain pencahayaan atau lighting, sarana toilet, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya agar memenuhi standar pelaksanaan pertandingan internasional.
“Kami akan melakukan perbaikan-perbaikan sesegera mungkin agar venue benar-benar siap digunakan,” ujar Arief.
Dalam pelaksanaannya nanti, penyelenggaraan Paser International Table Tennis Championship 2026 juga melibatkan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Provinsi dan Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia sebagai bagian dari regulasi dan rekomendasi kejuaraan resmi.

Selain itu, sejumlah instansi seperti kepolisian dan pihak imigrasi turut dilibatkan guna mendukung pengawasan serta kelancaran kedatangan warga negara asing yang mengikuti turnamen.
“Tantangan terbesar saat ini adalah kondisi nilai tukar rupiah dan biaya perjalanan internasional yang dapat mempengaruhi kehadiran peserta luar negeri,,” ucap Arief
Meski demikian, koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi disebut berjalan baik tanpa kendala berarti.
Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat dan penonton, panitia juga berencana bekerja sama dengan Dinas Pendidikan guna menghadirkan atlet-atlet pemula dan pelajar dalam setiap rangkaian pertandingan nantinya.
Melalui even ini Pemerintah Kabupaten Paser berharap olahraga tenis meja semakin dikenal masyarakat sekaligus menjadi ajang promosi daerah di tingkat internasional.
Pewarta: Machmud, Editor: Hutja

