Bukit Sultan: Menilik Kesiapan Venue Paralayang Paser Menuju Porprov 2026 dan Sport Tourism
TANA PASER – Kabupaten Paser semakin serius memantapkan langkah menuju destinasi Sport Tourism unggulan di Kalimantan Timur. Komitmen ini dipertegas dengan rencana penggunaan kawasan Bukit Sultan (Sultan Hills) di Desa Lempesu sebagai lokasi utama (venue) cabang olahraga Paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim yang akan dihelat November 2026 mendatang.
Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, saat meninjau langsung lokasi tersebut pada Jumat (10/4/2026), menyatakan dukungannya terhadap pengembangan kawasan ini. Menurutnya, sinergi antara olahraga ekstrem dan keindahan alam merupakan kunci untuk mewujudkan branding Sport Tourism bagi Bumi Daya Taka.


“Bukit Sultan memiliki potensi luar biasa untuk paralayang dan paramotor. Ini sejalan dengan visi kita menjadikan Paser sebagai daerah tujuan wisata berbasis olahraga,” ujar dr. Fahmi saat didampingi Ketua KONI Paser dan Kepala Disporapar Paser.
Bupati turut memberikan apresiasi tinggi kepada Muhammad Jarnawi, putra daerah sekaligus pemilik Bukit Sultan, yang berani berinvestasi mengembangkan area wisata tersebut secara mandiri. Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Paser berencana membantu pengembangan aksesibilitas agar lokasi ini lebih mudah dijangkau oleh masyarakat dan wisatawan.


Bukit Sultan sendiri memiliki keunggulan geografis dengan ketinggian sekitar 200 meter di atas permukaan laut (MDPL). Lokasinya sangat strategis, hanya berjarak 30 menit dari pusat kota Tanah Grogot dan bertetangga dengan objek wisata populer lainnya seperti Air Terjun Doyam Turu serta Gunung Embun.
Sebelum menjadi saksi bisu perebutan medali di Porprov Kaltim, Bukit Sultan dijadwalkan akan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang pada Juni 2026. Ajang berskala nasional ini akan menjadi tolok ukur kesiapan sarana dan prasarana di lapangan.


Bupati berharap, ketersediaan fasilitas yang mumpuni dapat memacu motivasi para atlet lokal untuk mendulang prestasi.
“Potensi atlet paralayang kita sangat besar. Dengan adanya fasilitas ini dan ajang nasional di depan mata, kita menargetkan paralayang menjadi cabang olahraga unggulan yang mampu menyumbangkan medali emas bagi Kabupaten Paser,” tegasnya.

Penataan Bukit Sultan ini diharapkan tidak hanya sukses secara prestasi olahraga sebagai tuan rumah Porprov, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi sektor pariwisata di Kabupaten Paser.

