Peringati Hari Pancasila, Sekretaris Dinas PMD Kabupaten Paser Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Gotong Royong
TANA PASER – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Paser, Dr. Kasrani menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi fondasi utama dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam upacara yang digelar di halaman kantor Bupati Paser dalam tanggapannya menyampaikan bahwa sila ke-3 “Persatuan Indonesia” dan sila ke-5 “Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia” relevan langsung dengan kerja pemberdayaan.
Menurut Kasrani ada Tiga poin utama yang perlu diperhatikan yaitu :
- Gotong Royong sebagai Ruh Pembangunan Desa
Kasrani mengajak seluruh pemerintah desa dan BUMDes untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Program padat karya tunai, bank sampah desa, dan lumbung pangan komunitas adalah wujud nyata Pancasila dalam aksi,” ujarnya. - Desa Mandiri Lewat Inovasi Lokal Dinas PMD mendorong desa agar tidak hanya bergantung pada Dana Desa, tetapi mengembangkan potensi lokal. “Pancasila mengajarkan kita berdikari. Maka kami mengajak mari kita bersama memunculkan potensi-potensi lokal disetiap Desa,”
- Inklusi dan Keadilan Sosial
Pemberdayaan harus menyentuh kelompok rentan. Dinas PMD Kabupaten Paser meluncurkan berbagai program dan mendorong desa memastikan Tidak ada warga rentan dan tertinggal. Itulah keadilan sosial ala Pancasila,” tegasnya.
Kasrani juga mengapresiasi kader posyandu, pendamping desa, dan karang taruna yang menjadi penggerak di lapangan. “Pancasila tidak berhenti di upacara. Ukurannya adalah ketika warga desa semakin berdaya, ekonomi tumbuh, dan kesenjangan menyempit.” mengakhiri penjelasannya.

