Audiensi Pemkab Paser dan Politeknik KP Sidoarjo, Perkuat Kerja Sama Peningkatan SDM Kelautan dan Perikanan
Tana Paser – Pemerintah Kabupaten Paser melakukan audiensi dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sidoarjo sebagai langkah nyata penguatan kerja sama di bidang peningkatan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan. Komitmen kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama di Kantor Bupati Paser, Selasa (14/7/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Paser Romif Erwinadi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Rudiansyah, serta Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Dr. Yaser Krisnafi beserta jajaran.
Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari menyampaikan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Paser usai melakukan kunjungan ke Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo beberapa waktu lalu.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Daerah dalam menyiapkan SDM yang kompeten guna mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

“Tahun ini tersedia kuota sebanyak 15 orang. Harapan kami, kesempatan ini diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari wilayah pesisir dan keluarga kurang mampu agar mereka memperoleh akses pendidikan yang lebih baik,” ujar Ikhwan.
Lebih lanjut, Ikhwan menjelaskan program tersebut sejalan dengan visi Paser Tuntas melalui program Ayo Sekolah yang bertujuan memperluas akses pendidikan. Pemerintah Kabupaten Paser juga berharap kuota penerimaan mahasiswa dapat terus bertambah pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak putra daerah yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan vokasi.
Selain memperluas akses pendidikan, kerja sama ini juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang mekanisasi perikanan.
Ikhwan menyebut, Pemerintah Daerah hampir setiap tahun mengadakan mesin kapal untuk mendukung operasional nelayan, sehingga dibutuhkan tenaga yang memiliki kemampuan melakukan perawatan dan perbaikan mesin.
“Kami berharap lulusan Politeknik Kelautan dan Perikanan nantinya mampu melakukan perawatan dan pemeliharaan mesin kapal milik nelayan. Dengan begitu, daerah tidak perlu terus menganggarkan biaya besar untuk perawatan atau menganggarkan mesin baru,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Dr. Yaser Krisnafi menyatakan kesiapannya mendukung peningkatan kualitas SDM Kabupaten Paser melalui pendidikan, pelatihan, dan program magang.

“Pada prinsipnya kami siap membantu Kabupaten Paser. Meskipun memiliki keterbatasan anggaran, kami tetap siap memberikan pendampingan, termasuk melalui pembelajaran maupun pembinaan secara daring apabila diperlukan,” ungkap Yaser.
Yaser juga menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka peluang pelatihan teknis di bidang mekanisasi kapal dan program magang agar mahasiswa memiliki pengalaman praktik sebelum kembali mengabdi di daerah. Ia mengapresiasi mahasiswa asal Kabupaten Paser yang menunjukkan prestasi akademik maupun nonakademik yang baik.
“Alhamdulillah mahasiswa asal Paser angkatan sebelumnya sangat aktif. Selain memiliki prestasi akademik yang baik, mereka juga memiliki berbagai kompetensi lain. Kami berharap kerja sama ini semakin meningkatkan minat anak-anak Paser untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri,” tuturnya.
Dari total kuota 15 orang, rinciannya terdiri dari 6 orang Program Studi Teknik Penanganan Patologi Perikanan (TPPI), 6 orang Program Studi Agribisnis Perikanan (AGP), dan 3 orang Program Studi Mekanisasi Perikanan (MP).
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Paser berharap para peserta yang lolos seleksi dapat menyelesaikan pendidikan dan kembali mengabdikan ilmu serta keterampilannya di daerah. Kehadiran tenaga terampil di bidang kelautan dan perikanan diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Paser.
Pewarta: Irfan, Editor: Hutja

