Berita

Buka Peluang Lapangan Kerja, Pemda Paser Kembali Gelar Sertifikasi Pelatihan

Tana Paser –Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan peluang kerja, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paser kembali menggelar pelatihan sertifikasi yang dilaunching Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari, di ruang rapat Sadurengas kantor Bupati, Selasa (27/02/2026).

Ikhwan mengatakan jumlah kejuruan pelatihan tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 11 kejuruan. Tahun ini Pemda Paser menggelar pelatihan sertifikasi 13 kejuruan.

“Peningkatan jumlah ini harus menjadi perhatian semua pihak, karena kebutuhan tenaga kerja di lapangan terus meningkat dengan kualifikasi dan kompetensi yang beragam,” katanya.

Sertifikasi pelatihan ini digelar melalui pola kontribusi dan swakelola pada berbagai kejuruan, di antaranya tata boga, administrasi perkantoran, petugas keamanan, desain grafis, perias wajah profesional (make up artist), mekanisasi pertanian, operator komputer, tata rias, servis sepeda motor, menjahit, serta instalasi listrik.

Ikhwan mengemukakan, tujuan utama pelatihan ini yaitu untuk menciptakan generasi muda Paser  mandiri dan siap kerja, yang tidak hanya memiliki sertifikat kompetensi, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di dunia kerja. Hal ini sejalan dengan salah satu program prioritas pembangunan daerah, yaitu menciptakan Anak Muda Mandiri.

Pemerintah Kabupaten Paser, kata Ikhwan, berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan. Wakil Bupati berharap pelaksanaan pelatihan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menghasilkan aksi nyata dan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mendorong kewirausahaan, serta menekan angka pengangguran di daerah,” ujarnya.

Ikhwan menambahkan, pelatihan yang dirancang untuk janga panjang ini disusun selaras dengan arah pembangunan daerah serta mendukung visi dan misi Paser TUNTAS.

Ia mengingatkan pentingnya relevansi pelatihan dengan kebutuhan masa depan Kabupaten Paser. 

Sebagai contoh, pelatihan operator komputer tidak hanya sebatas kemampuan dasar, tetapi harus diarahkan pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mendorong kemandirian ekonomi, seperti penguasaan marketplace digital dan desain komunikasi visual untuk produk unggulan daerah.

Pada kesempatan itu, Ikhwan mengapresiasi dan terima kasih kepada mitra-mitra Pemerintah Kabupaten Paser yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan pelatihan tahun 2025, serta berharap pada tahun 2026 seluruh pihak kembali bersinergi untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri dan dunia usaha.

Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)Kabupaten Paser Ahmad Reyad dalam laporannya menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Disnakertrans Paser telah melaksanakan pelatihan sertifikasi kompetensi bagi 402 peserta pada berbagai kejuruan, seperti petugas keamanan (security), mekanik alat berat, operator dan teknisi komputer, petugas kebersihan (cleaning service), teknisi telepon genggam (handphone), barbershop, pengolahan rumput laut, mekanisasi perikanan, hingga calon instruktur.

Hasil pelatihan menunjukkan sebagian besar peserta telah bekerja, magang, dalam proses rekrutmen, maupun mengembangkan usaha mandiri, termasuk terbentuknya kelompok usaha pengolahan rumput laut dan perbengkelan nelayan di sejumlah desa.

Selain itu, program pemagangan kerja diikuti oleh 30 peserta yang ditempatkan di sektor perbankan, perusahaan, hotel, bengkel, klinik, serta pelaku usaha lokal. Disnakertrans juga menyalurkan 64 tenaga kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada sektor petugas kebersihan, tukang kebun (gardener), dan teknik listrik, dengan dukungan fasilitasi transportasi dan administrasi keberangkatan.

Pewarta: Machmud, Editor: Hutja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *