Paser berkontribusi 201 hektar pada Gerakan Nasional tanam serentak di lahan cetak sawah baru
Tana Paser – Kementerian Pertanian menggelar tanam padi serentak di 16 provinsi salah satunya di Kabupaten Paser pada Kamis (09/04/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sebakung di lahan seluas 201 hektar.
Kegiatan ini diikuti Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Provinsi Kaltim, Dinas Ketahanan Pangan Paser, Kodim 0904/Psr, Kapolsek Long Kali, Danramil Long Kali, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPLBrigade Pangan Umo Taka Desa Sebakung, Kelompok Tani Desa Sebakung.


Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kaltim, Fahmi Himawan, mengatakan program nasional ini menyasar 10 ribu hektar, sementara untuk di Kaltim terdapat empat kabupaten yang menjadi lokasi penanaman padi antara lain Paser, Mahakam Hulu, Kutai Timur, dan Berau.
“Di Paser program cetak sawah ini di lahan seluas 201 hektar, di Berau 425 hektar, di Kutai Timur 300 hektar, dan di Mahulu 60 hektar,” kata Fahmi.
Fahmi mengatakan kegiatan ini dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang digagas pemerintah pusat. Diakuinya memang Kalimantan Timur belum mampu swasembada pangan namun untuk di Paser produksi padinya sudah surplus.

“Namun bukan berarti kita tidak melakukan tanam padi di Paser. Kita terus berupaya mewujudkan swasembada pangan untuk kebutuhan di Kaltim dan Ibu Kota Nusantara (IKN),” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Kaltim, kata Fahmi, memiliki lahan baku sawah 46.000 hektare, sementara semuanya belum terealisasi. “Maka program cetak sawah seperti ini merupakan salah satu solusi untuk menanam di lahan-lahan yang belum dimanfaatkan,” ujarnya.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Paser Erwan Wahyudi menambahkan, Pemda Paser terus menargetkan program peningkatan produksi pangan terutama di lahan-lahan kosong sebagaimana misi Paser Tuntas: Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.

“Karena bagaimanapun Kabupaten Paser merupakan salah satu sentra pangan yang ada di Provinsi Kaltim dan kami berusaha dengan adanya potensi-potensi yang ada ini lebih kita maksimalkan lagi,” katanya.
Pemda Paser berkomitmen mensukseskan program pemerintah pusat dan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam rangka mensejahterakan masyarakat, khususnya para petani di Paser, kata Erwan.

Penasihat Kelompok Tani Umo Taka, Jemael, mengapresiasi program cetak sawah di lingkugannya. “Dengan terlaksananya penanaman pada hari ini, ini merupakan berkah yang terbesar buat kami karena ini memang sudah lama kami tunggu-tunggu, kurang lebih 20 tahun kami tunggu, semoga kelompok tani ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pewarta: Machmud, Editor: Hutja

