Berita

Perkuat Peran Anak sebagai Pelopor dan Pelapor DPPKBP3A Paser Bentuk Forum Anak di Empat Kecamatan

Tana Paser – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Paser bergerak cepat memperluas jangkauan Pemenuhan Hak Anak. Selama empat hari berturut-turut, mulai Senin (26/1) hingga Kamis (29/1), DPPKBP3A resmi membentuk Forum Anak (FA) di empat kecamatan strategis guna menjamin terpenuhinya hak-hak anak di tingkat lokal.

Pembentukan ini dilakukan secara maraton di Kecamatan Long Ikis, Batu Engau, Paser Belengkong, dan Long Kali. Kegiatan ini melibatkan puluhan perwakilan siswa dari tingkat SMP dan SMA sederajat.

Mewakili Kepala DPPKBP3A Paser, Analis Kebijakan Ahli Muda, Rabiatul Adawiah, S.Si. Apt, menjelaskan bahwa Forum Anak Kecamatan dibentuk sebagai jembatan komunikasi antara anak-anak dan pemerintah. Ia menekankan pentingnya peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P).

“Forum ini adalah wadah partisipasi untuk menyalurkan aspirasi, membangun karakter, serta mendorong terwujudnya Kecamatan Layak Anak. Mereka bertugas menjadi pelopor kebaikan dan melaporkan jika terjadi pelanggaran hak atau kekerasan terhadap anak di lingkungannya,” ujar Rabiatul.

Selain pembentukan pengurus, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi mengenai hak dan kewajiban anak yang dipandu langsung oleh Pembina dan anggota Forum Anak Kabupaten Paser.

Kusnadi, SKM., M. Kes, Kasi Kesmas Kecamatan Batu Engau, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif DPPKBP3A. Menurutnya, di era digitalisasi ini, anak-anak tidak boleh lagi hanya menjadi objek pembangunan, melainkan harus menjadi subjek yang ikut menentukan arah kebijakan.
“Kami berharap forum ini menjadi tempat anak-anak mengekspresikan ide dan gagasannya. Selain itu, kami sangat berharap keberadaan Forum Anak dapat menekan angka kenakalan remaja, seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, hingga pelecehan seksual,” tegas Kusnadi.

Dengan terbentuknya forum ini, diharapkan setiap kecamatan di Kabupaten Paser memiliki mitra strategis dalam merumuskan kebijakan yang ramah anak dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *