Tutup MTQH ke-50 di Long Kali, Sekda Paser : Selamat, Persiapkan MTQH Kaltim di Tenggarong
Tana Paser – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser Katsul Wijaya menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-50 tingkat Kabupaten Paser di Kecamatan Long Kali, Jumat (26/06/2026) malam.
Kegiatan yang dilaksanakan sejak Senin (22/06/26) ini telah menghasilkan para pemenang dari berbagai cabang perlombaan dan menetapkan kafilah tuan rumah, Kafilah Kecamatan Long Kali, sebagai pemenang pada MTQH tahun ini.

Pada kesempatan ini Katsul mengapresiasi semangat dan dedikasi para dewan hakim karena telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran, untuk memilih peserta lomba terbaik.
Lebih lanjut ia berpesan kepada para peserta MTQ untuk dapat meningkatkan kemampuan dan tidak berpuas diri.

“Terima kasih kepada seluruh peserta yang luar biasa. Terus istiqamah dan menjadi agen perubahan. Ajak teman, keluarga, dan kerabat, untuk mencintai dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” kata Katsul.
Bagi yang belum berhasil keluar sebagai pemenang, Katsul berpesan untuk tidak berkecil hati. Sementara bagi para pemenang, “jangan berpuas diri. Ini merupakan langkah awal untuk jenjang yang lebih tinggi,” katanya.
Para pemenang di setiap lomba, nantinya akan mewakili Kabupaten Paser pada MTQH ke-56 di Tenggarong November mendatang.

“Buktikan kalian layak menjadi pemenang dan bisa membanggakan Kabupaten Paser,” ucap Katsul.
Katsul mengapresiasi para pelatih dan official yang telah membina, mendidik, dan mengangkat bakat anak-anak sehingga mampu membaca, menghafal, dan memahami Alquran dan Hadits guna menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia.

Tak kalah penting, Katsul meminta kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Paser untuk mengevaluasi pelaksanaan MTQH di Long Kali agar pelaksanaan MTQH tahun 2027 di Kecamatan Long Ikis berjalan lebih baik.
Camat Long Kali Marwan Asri mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak terkhusus masyarakat Long Kali yang telah menyukseskan kegiatan keagamaan tahunan ini.

Menurutnya pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan Pemerintah Daerah merupakan dukungan dalam memudahkan akses masyarakat sehingga bisa turut serta memeriahkan pelaksanaan MTQH sehingga pelaksanaan kegiatan mengamalkan nilai-nilai kegamaan ini bisa terwujud.
“Kegiatan ini bukan semata ajang perlombaan kompetisi meraih piala, tapi juga menjadi wahana menumbukan kecintaan terhadap Alquran sekaligus sarana pembinaan generasi muda Qurani yang berkualitas dan berakhlak karimah,” katanya.
Pewarta: Hutja, Editor: Ropi’i

