Pemkab Paser Perluas Program Beasiswa untuk Jalur Pesantren dan Perkuliahan di Polbangtan Bogor
Tana Paser – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Program Beasiswa Paser Tuntas dengan penambahan jalur pendidikan berbasis pesantren serta kerja sama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor pada Program Studi Kesehatan Hewan.
Perluasan jalur pesantren dilakukan melalui kerja sama dengan Pesantren Dalwa Pasuruan di Jawa Timur dan Pesantren As’adiyah Sengkang di Sulawesi Selatan.
Kerja sama ini, menurut Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat, Daerah Kabupaten Paser, Saberi, bertujuan memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah Kabupaten Paser untuk melanjutkan pendidikan tinggi di lingkungan pesantren.
“Program beasiswa jalur pesantren menyasar lulusan madrasah aliyah dan sekolah berbasis pesantren yang dinilai lebih mudah beradaptasi dengan sistem pendidikan pesantren dibandingkan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),” kata Saberi di ruang kerjanya, Kamis (29/01/2026).
Pada tahun 2026, Pemkab Paser menyediakan masing-masing 20 kuota mahasiswa di Pesantren As’adiyah Sengkang dan Pesantren Dalwa Pasuruan, sehingga total kuota yang disiapkan mencapai 40 mahasiswa. Seluruh penerima beasiswa akan menempuh pendidikan dengan sistem boarding school atau pemondokan di pesantren.
Selain jalur pesantren, Pemkab Paser juga melanjutkan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), Universitas Terbuka (UT), Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KKP) Sidoarjo, Politeknik Pariwisata NHI Bandung, Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Depok, serta perguruan tinggi mitra lainnya. Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang pendidikan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Untuk skema pembiayaan, Pemkab Paser memiliki dua program utama, yakni beasiswa kerja sama dan beasiswa stimulan.
Beasiswa kerja sama mencakup pola pembibitan dengan ikatan dinas, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN, sebelumnya STPDN) dan STAN, yang dibiayai sejak mahasiswa masuk hingga lulus.
Sementara itu, beasiswa stimulan diperuntukkan bagi mahasiswa kurang mampu atau berprestasi dengan persyaratan akademik tertentu dan diberikan mulai semester tiga.
Saberi menuturkqn proses pendaftaran beasiswa dilakukan secara terbuka melalui sistem daring. Setelah masa pendaftaran ditutup, data pendaftar akan diserahkan kepada perguruan tinggi mitra untuk dilakukan seleksi sesuai ketentuan masing-masing institusi.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan mendapatkan pembiayaan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Paser.
Mahasiswa penerima beasiswa pesantren akan menempuh pendidikan minimal selama empat tahun, dengan pembiayaan mencakup biaya kuliah, biaya pemondokan, serta kebutuhan akademik lainnya.
Setelah lulus, mereka diharapkan kembali ke Kabupaten Paser untuk mengabdi kepada masyarakat, khususnya dalam pembinaan keagamaan di desa-desa yang masih membutuhkan tenaga pendamping keagamaan.
Saberi menegaskan bahwa Program Beasiswa Paser Tuntas merupakan bagian dari upaya pemerataan akses pendidikan sekaligus peningkatan daya saing masyarakat. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, diharapkan tingkat pengangguran dapat ditekan dan masyarakat Paser mampu bersaing di dunia kerja, terutama sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat memanfaatkan program prioritas Ayo Sekolah, yang bertujuan memastikan seluruh anak di Kabupaten Paser dapat mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
Program ini mencakup bantuan bagi masyarakat kurang mampu maupun siswa berprestasi.
“Kami berharap dengan program ini generasi muda daerah mampu meningkatkan kualitas SDM, membawa nama baik daerah, serta berkontribusi dalam pembangunan menuju terwujudnya visi (Paser Tuntas).Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil dan Sejahtera,” ucap Saberi.
Pewarta: Machmud, Editor: Hutja

