Berita

Mewarisi Semangat Kemerdekaan, Pendidikan Non Formal Jadi Garda Depan Cetak SDM Unggul

Tana Paser-, Memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua FK PKBM Kaltim Dr. Kasrani, M.Pd mengajak dunia pendidikan non formal di Kalimantan Timur untuk terus menghidupkan semangat proklamasi dalam mencetak sumber daya manusia yang mandiri, terampil, dan berkharakter.

Pendidikan non formal dinilai memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat yang belum terlayani pendidikan formal. Mulai dari PKBM, kursus, pelatihan, hingga program keaksaraan dan keterampilan, semuanya menjadi ruang untuk menanamkan nilai kemerdekaan: merdeka belajar, merdeka berkarya, dan merdeka berdaya.

“Di usia 81 tahun kemerdekaan ini, tantangan kita bukan lagi penjajahan fisik, tapi kemiskinan, ketertinggalan keterampilan, dan kesenjangan akses. Pendidikan non formal hadir menjawab itu. Ini bentuk nyata kita memerdekakan masyarakat dari kebodohan dan keterbatasan ekonomi,” ujarnya.

Semangat HUT RI ke-81 tahun ini mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Nilai itu sejalan dengan tugas pendidikan non formal untuk memperkuat persatuan, kemandirian, dan daya saing bangsa dari akar rumput.

Kasrani menyampaikan, Beberapa fokus yang didorong dalam momentum HUT RI ke-81:

  1. Merdeka Keterampilan: Perluas pelatihan vokasi, wirausaha, dan digital bagi pemuda, ibu rumah tangga, dan pekerja yang putus sekolah.
  2. Merdeka Akses: Jangkau daerah 3T dan komunitas marjinal agar tidak ada yang tertinggal dari pendidikan.
  3. Merdeka Karakter: Tanamkan nilai gotong royong, toleransi, cinta tanah air, dan nasionalisme melalui kegiatan pembelajaran berbasis komunitas.

Diharapkan, dengan kolaborasi pemerintah, tutor, pamong belajar, lembaga kursus, dan masyarakat, pendidikan non formal bisa menjadi jembatan emas untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Dirgahayu RI ke-81. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata. Dari PKBM, sanggar belajar, dari ruang kursus, kita lahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga berdaulat secara ekonomi dan berjiwa merdeka,”

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *