SMP 2 Tanah Grogot Ikuti Tahapan Verifikasi Lomba Sekolah Siaga Kependudukan
Tana Paser– SMP Negeri 2 Tanah Grogot, Kabupaten Paser, mengikuti tahapan verifikasi lanjutan Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Tingkat Nasional Tahun 2026, Rabu (23/9/2026).
Verifikasi yang dilaksanakan melalui presentasi dan wawancara tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostaper) Kabupaten Paser. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses verifikasi setelah sebelumnya dilakukan penilaian berkas secara daring melalui Zoom oleh Direktorat Pengelolaan Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Kepala SMP Negeri 2 Tanah Grogot, Yuli Warto, S.Pd., menyampaikan presentasi mengenai implementasi program Sekolah Siaga Kependudukan di lingkungan sekolah, termasuk berbagai praktik baik yang telah diterapkan dalam memberikan pemahaman kepada siswa terkait isu kependudukan dan remaja.
Yuli mengatakan, SMP Negeri 2 Tanah Grogot telah masuk dalam tiga besar untuk Regional 1 sehingga berhak mengikuti tahapan verifikasi.

“Alhamdulillah verifikasi SSK tingkat Regional 1 sudah berjalan dengan baik. Jadi di kegiatan ini kami sudah masuk tiga besar untuk Regional 1 sehingga ada verifikasi,” ujar Yuli.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kominfostaper Kabupaten Paser yang telah memberikan fasilitas dan dukungan selama pelaksanaan kegiatan verifikasi secara daring tersebut.

“Terima kasih juga dengan Diskominfo yang sudah memfasilitasi, membantu kami di kegiatan Zoom ini,” katanya.
Dalam tahapan verifikasi, selain mendengarkan pemaparan dari pihak sekolah, tim penguji juga melakukan sesi tanya jawab dengan sejumlah siswa. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan isu kependudukan dan remaja serta praktik baik yang mereka temui dan jalankan dalam kegiatan di sekolah.
Yuli menilai para siswa mampu mengikuti sesi tersebut dengan baik. Menurutnya, jawaban yang disampaikan siswa sesuai dengan kondisi dan pengalaman yang mereka hadapi secara langsung di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah anak-anak tadi cukup memahami apa yang ditanyakan dan jawaban mereka sesuai dengan riil yang mereka hadapi di sekolah, yang mereka alami di kegiatan-kegiatan di sekolah,” jelasnya.
Setelah mengikuti tahapan verifikasi tersebut, pihak sekolah kini menunggu hasil penilaian. Yuli berharap SMP Negeri 2 Tanah Grogot dapat melanjutkan tahapan kompetisi ke tingkat nasional.
“Untuk kesiapan selanjutnya kami menunggu hasil ini saja. Kalau misalnya kami dari regional ini juara satu, maka kami akan lanjut ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia berharap hasil verifikasi dapat membawa SMP Negeri 2 Tanah Grogot melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional dalam ajang Lomba Sekolah Siaga Kependudukan Tahun 2026.
Tahapan verifikasi ini menjadi bagian penting dalam proses penilaian SSK, sekaligus menjadi kesempatan bagi sekolah untuk menunjukkan implementasi program kependudukan serta pemahaman siswa terhadap berbagai persoalan kependudukan dan remaja.
Pewarta: Aji, Editor : Hutja

