Sebanyak 286 Pelajar Adu Wawasan Lingkungan dalam Cerdas Cermat yang digelar DLH Paser
Tana Paser – Sebanyak 286 pelajar dari 58 sekolah se-Kabupaten Paser mengikuti Lomba Cerdas Cermat Lingkungan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser tersebut memasuki babak final pada Kamis (13/8/2026) di Kantor DLH Kabupaten Paser, lantai 3.
Lomba cerdas cermat ini diikuti pelajar dari tiga jenjang pendidikan, yakni SD, SMP, dan SMA sederajat. Untuk tingkat SD, tercatat 21 sekolah dengan 105 peserta, tingkat SMP sebanyak 20 sekolah dengan 100 peserta, sedangkan tingkat SMA diikuti 17 sekolah dengan 81 peserta.
Kepala DLH Kabupaten Paser Achmad Safari mengatakan, lomba cerdas cermat lingkungan merupakan agenda rutin yang telah memasuki pelaksanaan tahun keenam secara berturut-turut. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kampanye dan penyuluhan lingkungan hidup dengan pendekatan yang lebih variatif kepada generasi muda.

“Dengan adanya lomba ini mereka bisa belajar, memahami dan lebih mengerti bagaimana peduli terhadap pelestarian lingkungan hidup di sekitar mereka maupun di Kabupaten Paser pada umumnya,” ujar Achmad Safari.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan edukasi lingkungan, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar untuk menyalurkan hobi, kreativitas, serta jiwa kompetitif secara positif.
“Kita ingin menyalurkan hobi ataupun jiwa muda anak-anak agar tersalurkan secara positif melalui lomba-lomba yang kami selenggarakan,” katanya.
Safari menambahkan, lomba cerdas cermat juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus momentum memeriahkan berbagai kegiatan pada bulan Agustus.
Ia mengapresiasi tingginya antusiasme sekolah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, semakin banyak sekolah yang memberikan motivasi kepada peserta didiknya untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, peserta setiap tahun yang kita buka untuk lingkup se-Kabupaten Paser selalu bertambah. Motivasi sekolah untuk mengirimkan anak didiknya mengikuti lomba juga semakin meningkat,” ungkapnya.
Bahkan, pada pelaksanaan tahun ini, peserta dari jenjang SMA sederajat turut berasal dari sekolah dengan program Paket C SPNF SKB Paser. Salah seorang peserta didiknya berhasil melaju hingga babak final.
Sementara itu, Ketua Panitia Eko Yuniantonosa Rhofiza menjelaskan, kompetisi tahun ini memanfaatkan platform kuis interaktif daring Waveground. Dengan sistem tersebut, peserta menjawab pertanyaan melalui gadget masing-masing sehingga perolehan nilai dapat dipantau secara langsung.
“Peserta menjawab melalui gadget masing-masing. Nilainya bisa dilihat secara live sehingga kompetisi berlangsung secara adil, seru dan interaktif,” jelasnya.

Eko menerangkan, rangkaian lomba berlangsung selama dua hari. Babak penyisihan dilaksanakan pada 11 Agustus 2026 secara daring di masing-masing sekolah. Dari babak penyisihan tersebut, setiap jenjang kemudian meloloskan 30 peserta untuk mengikuti babak final.
Melalui kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Paser berharap pengetahuan dan kepedulian pelajar terhadap lingkungan hidup semakin meningkat. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini diharapkan mampu menanamkan kesadaran sejak dini agar generasi muda turut berperan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan di Kabupaten Paser.
Pewarta: Irfan, Editor : Hutja

